Minggu, 25 November 2007

Saya Gemar Sepatu Sport--Cool

Banyak orang yang gemar main bola basket mengetahui bahwa di lapangan bola basket ada " tiga cool ", yaitu semboyan cool, nama tim bola basket terkenal cool dan sepatu merek terkenal cool. Dengan demikian dapat dilihat betapa pentingnya status sepatu sport dalam lubuk hati para fans. Sekarang, sepatu bola basket merek terkenal sudah menjadi sasaran yang dikejar dan disanjung puji banyak fans bola basket karena olahraga bola menjadi mode serta efek promosi merek dagang sepatu tersebut. Dapat dikatakan bahwa penggemar sepatu sport sudah merampungkan mata rantai yang sempurna dari sepatu sport sebelumnya hingga koleksi barang kesenian. Banyak orang hampir 'kegila-gilaan', mereka bahkan mempunyai puluhan pasang koleksi sepatu sport edisi peringatan, edisi terbatas, ini bukanlah berita pula bagi "penggemar sepatu", bahkan ada orang menumpuk 500 pasang sepatu sport terkenal untuk membangun "tembok sepatu" di rumah serta menikmati sepuas-puasnya ketika senggang...

Kenangan orang domestik terhadap sepatu sport mulai dari introdusi NBA. Waktu itu, anak-anak belasan tahun pertama kali menyaksikan ketrampilan tinggi permainan pebolabasket dan watak individu mencolok para bintang bola serta sepatu warna-warni mereka. Pada saat itu, orang yang main bola basket di Tiongkok kebanyakan hanya memakai sepatu tenis yang berwarna putih, anak-anak kerap 'mewarnai' sepatunya sendiri dengan kapur tulis. Warna sepatu yang berbeda satu sama lain dapat dibayangkan membawa betapa besar keriangan bagi anak-anak. Anak-anak merindukan idola mereka, sementara juga mendambakan mempunyai sepatu yang dikenakan idolanya. Akan tetapi, harga sepatu sport yang sangat mahal adalah harapan yang terlalu muluk bagi kebanyakan keluarga.

Pada waktu itu, sepatu sport yang paling terkenal adalah sepatu merek Jordan XII. Ketika itu, pertandingan NBA baru mulai disiarkan langsung di Tiongkok, dan justru pada waktu itu pebolabasket Amerika Serikat Michael Jordan yang berlaga di anjang NBA sedang berada di puncak karir, sepatu yang dipakai Jordan justru merek Jordan XII. Di Tiongkok pada saat itu dipasarkan sepatu merek Jordan XII 4 warna, yaitu hitam-merah, hitam-putih, putih-hitam dan putih-merah, sedangkan sepatu yang dipakai Jordan pada pertandingan final justru strip hitam dengan dasarnya putih. Karena itu, sepatu yang berwarna demikian paling laris di Tiongkok. Meskipun begitu, sepatu berharga 1,250 yuan RMB itu telah memungkinkan kebanyakan orang awam yang kantongnya tipis tidak dapat menjangkaunya. Anak-anak hanya melalui lemari kaca membayangkan betapa anggun sikapnya kalau mengenakan sepatu merek terkenal itu.

Belasan tahun telah lewat, Jordan jauh awal sudah tidak berkiprah lagi di arena NBA, fans Jordan dan penggemar sepatu merek Jordan kini sudah dewasa dan menjadi elite masyarakat. Mengeluarkan beberapa ratus hingga lebih dari seribu yuan RMB untuk membeli sepasang sepatu bola basket tidaklah merupakan hal yang sulit lagi bagi mereka. Mereka mulai "gila-gilaan" membeli sepatu bola basket, mulai dari sepatu generasi pertama merek Jordan hingga sepatu generasi kedua merek KOBE yang paling populer sekarang ini, semuanya tak terkecuali menjadi tujuan koleksi mereka. Mungkin bagi kebanyakan orang tidak akan memakai sepatu merek terkenal dan tampil pula di lapangan bola basket dan menghayati kegembiraan bertanding. Bagi mereka, mengenakan sepatu sport merek terkenal hanya mewakili perwujudan impinan masa kanak-kanak, sepasang sepatu mempunyai suatu periode kenangan paling unik bagi anak-anak yang tumbuh besar dan gemar menonton pertandingan NBA. Misalnya, serial produk sepatu merek PENNY yang diproduksi ulang tahun ini membuat banyak orang bernostalgia terhadap Anfernee Hardaway yang cerah bintangnya telah pudar, sedangkan sepatu merek 'CRAZY 8' yang diproduksi ulang oleh perusahaan Adidas membuat fans Los Angeles Lakers sekali lagi 'menyaksikan' penampilan hebat Kobe Bryant di masa jayanya, produksi ulang serial produk sepatu merek Jordan bahkan sangat laris, bahkan banyak fans kawakan untuk menutupi sesal dahulu, membeli beberapa pasang sepatu merek Jordan yang sama untuk dikoleksi.

Dibandingkan dengan fans pada waktu itu, anak-anak sekarang sangatlah bahagia. Karena mereka dapat sesuka hati memakai sepatu yang sama mereknya dengan idolanya dan berkiprah di lapangan bola basket. Namun, dibandingkan dengan anak-anak sekarang, fans pada masa itu juga bahagia, karena mereka lebih mengetahui kebahagiaan untuk mengkoleksi setiap pasang sepatu sport merek terkenal. Bagi mereka, sepatu sport sudah bukannya untuk dipakai, tapi hanya untuk kenangan saja.

Sepatu sport NIKE model AF-25 tahun ini sangat laris, "fans muda" terus mengucurkan keringat berlaga di lapangan bola basket dengan mengenakan sepatu merek terkenal, sedangkan " fans kawakan" yang usianya cukup besar hanya tersenyum ketika melihat puluhan pasang sepatu sport merek terkenal yang dikoleksinya memenuhi lemari.

Tidak ada komentar: